Kamilah, Kamilah (2026) Kekerasan dalam Rumah Tangga berdasar Pasal 5 Huruf B Undang Undang Nomor 23 Tahun 2004 Sebagai Pertimbangan Hukum dari Hakim dalam Memutus Perceraian (Studi Putusan Pengadilan Agama Sukoharjo Nomor 223/Pdt.G/2023/PA.Skh.). Skripsi, Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta.
Halaman Depan.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB I.pdf
Download (98kB)
BAB II..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (422kB)
BAB III.pdf
Download (161kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (481kB)
BAB V.pdf
Download (113kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (214kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12MB)
Abstract
Salah satu faktor terbesar yang merusak keharmonisan rumah tangga adalah terjadinya Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT). Undang Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) memberikan definisi dan batasan yang jelas mengenai berbagai bentuk kekerasan dalam rumah tangga, termasuk kekerasan psikis sebagaimana diatur dalam Pasal 5 huruf b.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris atau disebut juga socio-legal research. Pengumpulan data di lakukan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi serta studi kepustakaan (library research). Anlisis data menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Untuk menguji kebsahan data di lakukan
melalui cross checking, member check, verifikasi silang dan triangulasi metode.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa praktik di Pengadilan Agama, Kekerasan Dalam Rumah Tangga belum dijadikan sebagai alasan utama dalam gugatan perceraian karena tidak disebutkan secara langsung dalam Undang Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Saran peneliti yaitu perlu pembaruan aturan hukum agar kasus ini diakui tegas sebagai alasan perceraian, peningkatan kepekaan hakim dalam menggali unsur Kekerasan Dalam Rumah Tangga, penguatan alat bukti oleh korban, koordinasi antar lembaga, serta peningkatan kesadaran masyarakat. Pengadilan Agama juga diharapkan lebih responsif dan berorientasi pada keadilan substantif bagi korban.
| Item Type/Tipe Dokumen: | Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Perceraian, Pengadilan Agama |
| Subjects: | 200 Agama, Kepercayaan > 2X0 Islam > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam > 2X4.3 Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam, Munakahat 200 Agama, Kepercayaan > 2X0 Islam > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam > 2X4.33 Perceraian Menurut Islam 300 Ilmu-ilmu Sosial, Pendidikan, Hukum, dll. > 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam > Program Studi Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Kamilah Kamilah |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 08:31 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 08:31 |
| URI: | https://eprints.iim.ac.id/id/eprint/1443 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year

