Analisis Negosiasi Penyelesaian Masalah Rumah Tangga Pasangan Muslim dalam Penerapan Kesetaraan Gender (Studi Kasus Desa Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar 2025)

Safitri, Yuni (2026) Analisis Negosiasi Penyelesaian Masalah Rumah Tangga Pasangan Muslim dalam Penerapan Kesetaraan Gender (Studi Kasus Desa Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar 2025). Skripsi, Institut Islam Mambaul Ulum Surakarta.

[thumbnail of Halaman Depan.pdf] Text
Halaman Depan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf

Download (552kB)
[thumbnail of Bab II.pdf] Text
Bab II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (622kB)
[thumbnail of Bab III.pdf] Text
Bab III.pdf

Download (605kB)
[thumbnail of Bab IV.pdf] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (600kB)
[thumbnail of Bab V.pdf] Text
Bab V.pdf

Download (442kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (535kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (650kB)

Abstract

Masalah kesetaraan selalu hangat diperbincangkan, kehidupan pra Islam yang menyatakan bahwa posisi perempuan selalu berada jauh di bawah laki-laki dalam tataran strata sosialnya. Kesetaraan gender tidak hanya berkaitan dengan persamaan hak dan kesempatan antara laki-laki dan perempuan, tetapi juga mencakup pembagian peran, tanggung jawab, serta proses pengambilan keputusan yang adil dalam kehidupan rumah tangga. Salah satu aspek yang sering menjadi perdebatan dalam diskursus kesetaraan gender dalam Islam adalah persoalan pembagian warisan. penelitian ini berfokus menganalisis negosiasi penyelesaian masalah dalam rumah tangga pasangan Muslim yang menerapkan prinsip kesetaraan gender dalam pembagian warisan menjadi penting untuk dilakukan. Penelitian ini difokuskan pada pasangan Muslim di Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, guna memahami bagaimana proses negosiasi berlangsung, bagaimana pasangan memaknai kesetaraan gender dalam konteks pembagian warisan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi tercapainya kesepakatan dalam penyelesaian masalah tersebut. Melalui pendekatan normatif-empiris, penelitian ini berupaya menjembatani kesenjangan antara norma ideal dan praktik aktual dalam penyelesaian masalah rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian warisan dalam keluarga Muslim yang menerapkan prinsip kesetaraan gender tidak dilakukan secara kaku berdasarkan aturan formal semata, tetapi melalui proses sosial yang melibatkan musyawarah, diskusi, dan pertimbangan bersama.

Item Type/Tipe Dokumen: Skripsi
Uncontrolled Keywords: Kesetaraan Gender, Teori Negosiasi, Penyelesaian Masalah dalam Rumah Tangga Muslim
Subjects: 200 Agama, Kepercayaan > 2X0 Islam > 2X4 Fikih, Fiqih, Fiqh, Hukum Islam > 2X4.3 Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
300 Ilmu-ilmu Sosial, Pendidikan, Hukum, dll. > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarindividu, Hubungan Antarmanusia, Hubungan Antarpersonal, Psikologi Sosial > 302.3 Interaksi Sosial dalam Kelompok
Divisions: Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam > Program Studi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Yuni Safitri
Date Deposited: 08 Jun 2026 03:41
Last Modified: 08 Jun 2026 03:41
URI: https://eprints.iim.ac.id/id/eprint/1462

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year