Mufidah, Niswatun (2026) Perbedaan Hasil Belajar Siswa antara Menggunakan Media Video Animasi dan Metode Konvensional pada Pembelajaran PKN di Kelas IV MI Al Islam Mranggen Tahun Ajaran 2025/2026. Skripsi, Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta.
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (751kB)
BAB I.pdf
Download (233kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (332kB)
BAB III.pdf
Download (332kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (382kB)
BAB V.pdf
Download (187kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (226kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (426kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) serta penggunaan metode pembelajaran konvensional yang menyebabkan pembelajaran kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan media video animasi, (2) mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara penggunaan media video animasi dan metode pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) kelas IV MI Al Islam Mranggen Tahun Pelajaran 2025/2026.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Sampel penelitian terdiri atas 60 siswa, yaitu 30 siswa kelas IV C sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa kelas IV D sebagai kelas kontrol, dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui ulangan harian dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, serta Independent Samples t-test dengan bantuan SPSS versi 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 84,57, dengan 36,67% siswa berada pada kategori tinggi dan 63,33% pada kategori sedang. Sementara itu, kelas kontrol memperoleh rata-rata sebesar 71,53, dengan 43,33% siswa berada pada kategori sedang dan 56,67% pada kategori rendah. Hasil Independent Samples t-test menunjukkan t hitung = -6,707 dan t tabel = 2,002, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Karena |t hitung| = 6,707 > t tabel = 2,002, maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan media video animasi dan siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional, dengan selisih rata-rata sebesar 13,04 poin dan rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol.
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year

