Haryati, Sri (2025) Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Sebagai Upaya Penguatan Karakter Religius Peserta Didik di SMP Negeri 1 Bendosari. Tesis, Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta.
Halaman Depan.pdf
Restricted to Registered users only
Download (751kB)
BAB I.pdf
Download (181kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (311kB)
BAB III.pdf
Download (168kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (290kB)
BAB V.pdf
Download (93kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (137kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai upaya penguatan karakter religius peserta didik di SMP Negeri 1 Bendosari, (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai upaya penguatan karakter religius peserta didik di SMP Negeri 1 Bendosari.
Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru Pendidikan Agama Islam dan peserta didik, serta dokumentasi. Adapun dalam analisis data dilakukan dengan cara menyajikan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; pertama, implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam telah dilakukan melalui pengintegrasian nilai-nilai keagamaan dalam kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler. Secara keseluruhan, implementasi kurikulum merdeka melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Bendosari telah memberikan dampak positif terhadap penguatan karakter religius peserta didik. Ditemukan beberapa kegiatan pembiasaan karakter religius pada kegiatan intrakurikuler yaitu hafalan tahfidz dan kegiatan kokurikuler yaitu berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran, sholat dzuhur berjamaah, sholat jum’at, kajian rutin, senyum sapa salam, dan sholat dhuha. Kegiatan keagamaan yang terintegrasi dengan proses belajar mengajar terbukti mampu menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, adapun faktor pendukung adalah dukungan kebijakan sekolah, Peran guru Pendidikan Agama Islam sebagai fasilitator, budaya religius sekolah yang kondusif, pastisipasi dan dukungan keluarga. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu dan jadwal pembelajaran, latar belakang peserta didik yang berbeda, kurangnya sumber daya dan fasilitas, kurangnya kesadaran dan partisipasi peserta didik, variasi komitmen guru dan tenaga kependidikan, serta kurangnya evaluasi dan monitoring terpadu.
| Item Type/Tipe Dokumen: | Tesis |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kurikulum Merdeka, Pendidikan Agama Islam, Karakter Religius |
| Subjects: | 200 Agama, Kepercayaan > 2X0 Islam > 2X0.07 Pendidikan Agama Islam 300 Ilmu-ilmu Sosial, Pendidikan, Hukum, dll. > 370 Pendidikan, Ilmu Pendidikan, Ilmu Kependidikan, Edukasi, Ilmu Edukasi > 375 Kurikulum |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana > S2 - Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Sri Haryati |
| Date Deposited: | 15 Dec 2025 04:21 |
| Last Modified: | 15 Dec 2025 04:21 |
| URI: | https://eprints.iim.ac.id/id/eprint/1142 |
Actions (login required)
Downloads
Downloads per month over past year

