Pendidikan Keagamaan di Lingkungan Keluarga dan Sekolah dalam Menanamkan Nilai Nilai Akidah Akhlaq pada Siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Sukoharjo Tahun Ajaran 2025-2026

Kurniawati, Humairoh Adinda (2026) Pendidikan Keagamaan di Lingkungan Keluarga dan Sekolah dalam Menanamkan Nilai Nilai Akidah Akhlaq pada Siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Sukoharjo Tahun Ajaran 2025-2026. Skripsi, Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (645kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (684kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (431kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (335kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (378kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pendidikan keagamaan di lingkungan keluarga dan sekolah berperan dalam menanamkan nilai-nilai akidah akhlak pada siswa di MTs Negeri 1 Sukoharjo tahun ajaran 2025/2026, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan utama yaitu guru PAI, siswa, dan orang tua.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan keagamaan di keluarga dimaknai sebagai proses pembiasaan ibadah, pemberian teladan, dan bimbingan yang dilakukan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Orang tua berperan penting sebagai pendidik utama melalui kebiasaan shalat, mengaji, serta penanaman nilai sopan santun dan disiplin. Sementara itu, di lingkungan sekolah, pendidikan keagamaan dimaknai sebagai proses pembelajaran yang terstruktur melalui materi akidah akhlak, pembiasaan religius, serta pengawasan perilaku siswa. Penanaman nilai akidah akhlak belum sepenuhnya optimal karena masih adanya kesenjangan antara pemahaman teori dan praktik dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Faktor pendukung meliputi adanya pembiasaan ibadah, keteladanan orang tua dan guru, serta budaya sekolah yang religius. Adapun faktor penghambat meliputi kurangnya perhatian orang tua, pengaruh media digital, pergaulan teman sebaya, serta keterbatasan pengawasan di luar kelas. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa sinergi antara keluarga dan sekolah menjadi kunci utama dalam membentuk karakter religius siswa, di mana nilai-nilai akidah akhlak tidak hanya dipahami, namun juga dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Item Type/Tipe Dokumen: Skripsi
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Keagamaan, Akidah Akhlak, Lingkungan Keluarga dan Sekolah
Subjects: 200 Agama, Kepercayaan > 205 Etika Keagamaan,Etika Agama
200 Agama, Kepercayaan > 2X0 Islam > 2X3 Aqaid, Aqidah, Akidah, Ilmu Kalam
200 Agama, Kepercayaan > 2X0 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan Islam > 2X7.3 Pendidikan Islam, Sekolah Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Program Studi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Humairoh Adinda Kurniawati
Date Deposited: 17 Jun 2026 07:31
Last Modified: 17 Jun 2026 07:31
URI: https://eprints.iim.ac.id/id/eprint/1485

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year