Penerapan Student Centered Learning pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Siswa Kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama Muhammdiyah 7 Banyudono Progam Khusus Tahun Pelajaran 2025/2026

Dzakiyyah, Almas (2026) Penerapan Student Centered Learning pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Siswa Kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama Muhammdiyah 7 Banyudono Progam Khusus Tahun Pelajaran 2025/2026. Skripsi, Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (635kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (67kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (87kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (57kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (265kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (47kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (58kB)
[thumbnail of LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (888kB)

Abstract

Riset ini dilatarbelakangi oleh dominasi pengajaran searah (Teacher Centered Learning) yang memicu verbalisme kaku dan kejenuhan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dinamika aplikasi model Student Centered Learning (SCL) beserta faktor pendukung dan penghambatnya pada mata pelajaran PAI-BP Kelas VIII Program Khusus di SMP Muhammadiyah 7 Banyudono. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif lapangan, data dihimpun melalui teknik triangulasi yang mengombinasikan wawancara semi-terstruktur (bersama kepala sekolah, guru pengampu, dan tiga siswi), observasi non-partisipan, serta studi dokumentasi.
Analisis data diolah melalui alur reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil riset menunjukkan pelaksanaan SCL berjalan optimal melalui tiga fase manajemen pembelajaran. Tahap perencanaan ditandai dengan penyusunan perangkat Modul Ajar berbasis Kurikulum Merdeka. Tahap pelaksanaan diwujudkan lewat pemberian stimulus kontekstual serta interaksi inti yang interaktif (diskusi kelompok, kuis, tanya jawab, dan visualisasi TV sekolah) di bawah bimbingan guru sebagai fasilitator. Tahap evaluasi menerapkan Penilaian Autentik (Authentic Assessment) melalui draf rubrik proses, lembar portofolio, dan penilaian antarteman.
Adapun faktor pendorong utama mencakup otonomi Kurikulum Merdeka, kelengkapan sarana digital, dan sistem supervisi keliling kelas. Sementara faktor penghambat meliputi kendala psikologis siswa introvert yang pasif, gangguan emosional dari rumah, sistem antrean pemakaian alat multimedia, serta keterbatasan durasi jam pelajaran yang memaksa penggunaan waktu istirahat demi merampungkan tugas kelompok.

Item Type/Tipe Dokumen: Skripsi
Uncontrolled Keywords: Student Centered Learning, Kurikulum Merdeka, Pendidikan Agama Islam, Penilaian Autentik
Subjects: 200 Agama, Kepercayaan > 2X0 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan Islam > 2X7.3 Pendidikan Islam, Sekolah Islam
300 Ilmu-ilmu Sosial, Pendidikan, Hukum, dll. > 370 Pendidikan, Ilmu Pendidikan, Ilmu Kependidikan, Edukasi, Ilmu Edukasi > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya > 371.3 Metode Pembelajaran, Metode Pengajaran, Metode Pendidikan, Strategi Pembelajaran, Strategi Pengajaran, Strategi Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Program Studi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Almas Dzakiyyah
Date Deposited: 16 Jul 2026 09:13
Last Modified: 16 Jul 2026 09:13
URI: https://eprints.iim.ac.id/id/eprint/1620

Actions (login required)

View Item
View Item

Downloads

Downloads per month over past year